" Cinta memerintah tanpa pedang dan mengikat tanpa tali..."
hey...,, kata-kata ini masih terdengar hebatt seperti dulu.... Saat membacanya Aku teringat lagi pada masa lalu itu... Masa lalu yang bahkan dulu enggan untuk kuingat... Aku sudah belajar untuk menerimanya... yahhhh, menerima kenyataan bahwa sebenarnya 'aku bersalah'... saat itu Aku pikir rasa sakit itu tidak akan mengusikku terlalu lama.. tapii ternyata bahkan lebih lama dari yang bisa kuperkirakan...
Cinta memang memerintah tanpa tali... tapi cinta yang mana??
Kalian pasti tidak asing dengan Headline news tentang berbagai pembunuhan dan kekerasan dalam rumah tangga...
beberapa motif pembunuhan didasari oleh perasaan cemburu.... lalu pertanyaannya benarkahh kecemburuan itu tanda cinta?? (tentu saja tidak!!)
cemburu hanyalah perasaan semu dari cinta... tapi pada hakekatnya cemburu yang membabi buta adalah wujud dari rasa memiiki dan hawa nafsu untuk memiliki ...
siapa sangka seorang suami yang dikuasai emosi tega membunuh istrinya sendiri?
Andaikata semua cinta benar memiliki rasa cemburu seperti itu, tentu semua orang
takut pada cinta.
Cinta sejati tidak cemburu. Cinta sejati memerdekakan. Ia memerintah tanpa pedang. maksudnya, tanpa kekerasan. Cinta sejati berinisiatif melakukan kebaikan tanpa perintah. ia melakukan kebaikan dengan tulus tanpa hasrat untuk memiliki seutuhnya.
Cinta sejati mengikat tanpa tali. maksudnya, ia selalu tau bagaimana menempatkan diri. Ia tunduk dan tahu batas-batas tindakannya meskipun ia tidak dibatasi dan tidak diatur.
tentu saja setiap kita memiliki cinta.
CInta kepada Tuhan, Cinta kepada sesama manusia.
Tapi pertanyaannya... sudahkah kita memberikan cinta yang sejati?
atau hanya kata-kata semu dan wujud keegoisan untuk memenuhi kebutuhan hati kita semata?
"Apakah itu Cinta?
Bila telapak tanganmu berkeringat,
hatimu dag dig dug,
suaramu bagai tersangkut di tenggorokan,
itu bukan cinta tetapi suka.
Bila tanganmu tidak dapat berhenti memegang dan
menyentuhnya,
itu bukan cinta tetapi birahi.
Bila kamu menginginkannya karena tahu
ia akan selalu berada di sampingmu,
itu bukan cinta tetapi kesepian.
Bila kamu menerima pernyataan cintanya,
karena kamu tidak mau menyakiti perasaan dan
hatinya,
itu bukan cinta tetapi kasihan.
Bila kamu bersedia memberikan semua
yang kamu suka demi dia,
itu bukan cinta tetapi kemurahan hati.
Bila kamu bangga dan selalu ingin memamerkannya,
kepada semua orang,
itu bukan cinta tapi kemujuran.
Bila kamu mengatakan kepadanya bahwa ia
adalah satu satunya hal yg kamu pikirkan,
itu bukan cinta tapi gombal.
Kamu mencintainya,
ketika kamu menerima kesalahan dia,
karena itu adalah bagian dari kepribadian,
Ketika kamu rela memberikan hatimu, kehidupanmu,
bahkan kematianmu
Ketika hatimu tercabik bila ia sedih,
dan berbunga bila ia bahagia;
Ketika kamu menangis untuk kepedihannya
biarpun ia cukup tegar menghadapinya;
Ketika kamu tertarik kepada orang lain
tetapi kamu masih bersamanya.
Cinta adalah pengorbanan
mencintai berarti memberi diri.
Cinta adalah kematian atas egoisme dan
egosentrisme." (anonymous)
guyss, selalu ada harga yang harus dibayar untuk sebuah Cinta.
saat Tuhan Yesus mati di kayu salib, Itu karena CINTA.
Harga yang paling mahal yang diberikan Tuhan buat kita...
DIA mengasihi aku dan kamu lebih dari siapapun..
So How could greater love than this?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar