1.Sebutkan Kelemahan Outsourcing!
* Kehilangan kendali terhadap sistem dan data karena bisa saja pihak outsourcer menjual data ke pesaing
* Mengurangi keunggulan kompetitif karena pihak outsourcer tidak dapat diharapkan untuk menyediakannya karena juga harus memikirkan klien lain
* Menjadi sangat bergantung pada pihak luar sehingga sangat sulit bagi perusahaan untuk mengambil alih kembali sistem yang sedang berjalan.
2.Jelaskan apa yang dimaksud dengan Open Source!
Open Source adalah Perintah-perintah program atau bahasa pemrograman yang tersedia secara gratis berikut dengan kode-kode dari bahasa pemrograman yang digunakan dan untuk digunakan oleh kalangan luas. Boleh dimodifikasi dan digunakan oleh siapa saja.
3. Sebutkan Keuntungan open source!
* Meningkatnya reliabilitas. Oleh karena kode sumber untuk program-program open source tersedia secara bebas maka program yang dibuat oleh seseorang ataupun sesuatu organisasi akan mendapatkan review dari rekan-rekannya ataupun pihak-pihak lain. Hal ini mengakibatkan program-program open source mempunyai reliabilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan program-program closed source (proprietary). Reliabilitas yang tinggi ini tentu saja menguntungkan bagi pihak customer karena ia dapat memperoleh program-program yang dapat diandalkan dalam melakukan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.
* Meningkatnya keamanan. Selain itu dengan tersedianya kode sumber maka segala kesalahan yang terdapat dalam program, misalnya kesalahan logika ataupun kesalahan pengkodean, dapat segera diperbaiki tanpa perlu menunggu waktu yang lama, karena seseorang yang menemukan kesalahan tersebut dapat saja segera memperbaikinya dan mengirimkan perbaikan tersebut ke Internet atau bila ia tidak mampu memperbaikinya ia dapat memberitahu pihak-pihak lain. Sebagai contoh, suatu kesalahan dalam Linux umumnya segera diperbaiki dalam kurun waktu kurang dari satu hari, bahkan dalam beberapa jam sejak dikeluarkan. Namun demikian, software yang didistribusikan secara open source tidak menjamin bahwa software tersebut aman.
* Selain itu dengan tersedianya kode sumber maka customer akan merasa lebih nyaman.
4. Jelaskan kelemahan Open Source!
* Tidak adanya jaminan bahwa pengembangan dari suatu software akan berlanjut. dengan kata lain, pengguna tidak dapat mengetahui apakah suatu proyek akan terus berlanjut atau tidak, meskipun berlanjut mungkin hanya sementara dan kemudian mati setelah tidak banyak lagi yang tertarik dengan software tersebut. tentu saja masalah ini dihadapi juga oleh software komersial tetapi lebih tajam tertuju pada software open source, terutama bila suatu proyek dimulai tanpa dukungan dari satu atau beberapa komunitas yang cukup kuat.
* Banyaknya masalah berkaitan dengan hak atas kekayaan intelektual. masalah ini sangat penting karena beberapa negara telah menerima hak paten atas suatu software dan algoritma. sangat sulit mengetahui bahwa suatu metode yang digunakan untuk memperbaiki bug pada software telah dipatenkan, suatu komunitas bisa disalahkan berdasarkan hukum kekayaan intelektual tersebut.
* Adanya masalah eksistensi dan status. sangat sedikit pengiklan yang ingin mempromosikan produknya pada software open source terutama bila proyek tersebut tidak didukung company yang kuat. masalah kurangnya pelayanan support dll sangat penting bagi pengguna awan sehingga mengurangi ketertarikan mereka akan produk open source.
5. Jelaskan apa yang dimaksud Software Assets Management (SAM)!
AM adalah sebuah metodologi dan konsep bagaimana kita dapat melakukan manajemen terhadap software yang kita miliki. Dengan SAM kita memperlakukan Software sebagai sebuah Aset investasi.
6. Jelaskan hambatan-hambatan yang terjadi dalam rangka mewujudkan SAM!
Tool ini hanya dapat mengaudit perangkat lunak yang berbasiskan Microsoft. Untuk proses audit aplikasi perangkat lunak lain, perusahaan perlu mengeluarkan biaya tambahan. Namun, Microsoft bersama BSA akan memberikan dukungan penuh dalam audit tersebut agar proses dapat berjalan selancar mungkin.
7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Kriptografi!
Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana membuat suatu pesan yang dikirim pengirim dapat disampaikan kepada penerima dengan aman. Kriptografi dapat memenuhi kebutuhan umum suatu transaksi:
1. Kerahasiaan dijamin dengan melakukan enkripsi (penyandian).
2. Keutuhan atas data-data pembayaran dilakukan dengan fungsi hash satu arah.
3. Jaminan atas identitas dan keabsahan pihak-pihak yang melakukan transaksi dilakukan dengan menggunakan password atau sertifikat digital. Sedangkan keotentikan data transaksi dapat dilakukan dengan tanda tangan digital.
4. Transaksi dapat dijadikan barang bukti yang tidak bisa disangkal dengan memanfaatkan tanda tangan digital dan sertifikat digital.
8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem keamanan Biometrik!
Sistem keamanan biometrik
merupakan sarana yang dikembangkan untuk pengamanan yang lebih baik dari
pada teknologi-teknologi sebelumnya. Keamanan dengan sistem biometrik
bekerja atas dasar ciri-ciri fisik pelaku (orangnya). Beberapa yang sudah
dikembangkan diantaranya adalah dengan sidik jari, telapak tangan, wajah ,
retina dan suara.
9. Jelaskan keuntungan sistem keamanan Biometrik!
euntungan dari Biometrics:
* Increase security
* Reduce fraud by employing
* Eliminate problems caused by lost
* Reduce password administration costs
* Replace hard-to-remember passwords
* Integrate a wide range of biometric solutions and technologies
* Make it possible, automatically, to know WHO did WHAT, WHERE and WHEN
* Offer significant cost savings or increasing ROI
* Unequivocally link an individual to a transaction or event
10. Jelaskan kelemahan sistem keamanan Biometrik!
Salah satu kekurangan dari sistem identifikasi sidik jari adalah kelemahan yang memungkinkan sidik jari palsu bisa digunakan.
11. Sebutkan dan jelaskan macam-macam bentuk sistem keamanan Biometrik!
(1) Pengenalan sidik jari. Sistem ini meliputi sebuah perangkat keras scanner dan
perangkat lunak. Merekam karakteristik sidik jari yang spesifik, menyimpan data
tiap-tiap user ke dalam sebuah template, ketika user mencoba lagi menguatkan
akses maka perangkat lunak akan membandingkan data yang tersimpan pada
template dengan pembacaan sidik jari dari scanner.
Sistem sidik jari sangat akurat tetapi dapat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan
di dalam sidik jari (terbakar, bekas luka dan sebagainya), kotoran dan faktor-
faktor lain yang menimbulkan gangguan pada gambar. Beberapa jenis aplikasi
yang dapat diterapkan pada teknologi sidik jari adalah: Police Investment System,
Door Access System, Card Access System, Software Access System, Banking
System, Time and Attendance System, ID Card System dan sistem keamanan yang
lain.
(2)Pengenalan wajah. Pengenalan bentuk-bentuk dan posisi dari ciri-ciri wajah
seseorang adalah tugas yang kompleks. Pertama sebuah kamera menangkap
gambar dari sebuah wajah dan kemudian software memilah-milah pola informasi
yang selanjutnya dibandingkan dengan template user.
(3) Pengenalan bagian mata. Pola bagian mata adalah rumit, dengan
keanekaragaman dari karakteristik yang unik dari tiap-tiap orang. Sebuah sistem
pengenalan iris menggunakan sebuah kamera video untuk menangkap contoh dan
perangkat lunak membandingkan data hasil dengan template-template yang
disimpan.
(4) Pengenalan retina. Mungkin dari semua itu yang paling aman dari bekerjanya
sistem biometrik adalah retina, dan lapisan-lapisan pembuluh yang dilokasikan di
belakang mata. Gambar retina sulit untuk ditangkap dan selama pendataan user
harus memusatkan sebuah titik serta mempertahankannya sehingga kamera dapat
melaksanakan penangkapan gambar dengan baik. Hal yang sebenarnya
ditentukan adalah pola dari pembuluh-pembuluh darah. Tetapi ketika pola-pola
ini unik pada tiap-tiap orang, identifikasi dapat menjadi lebih presisi. Sistem yang
didasarkan pada dua bagian mata, iris, dan retina adalah dipertimbangkan untuk
menawarkan tingkat keamanan terbaik
(5) Geometri lengan. Dengan sistem ini, pengguna meluruskan lengan menurut
petunjuk tanda pada perangkat keras pembaca lengan (reader), menangkap
gambar tiga dimensi dari jari-jari dan tulang kemudian menyimpan data dalam
sebuah template. Geometri lengan telah digunakan selama beberapa tahun dan
dimanfaatkan untuk sistem keamanan pada perlombaan Olympiade 1996.
(6) Geometri jari. Peralatan ini sama untuk sistem-sistem geometri. Pengguna
menempatkan satu atau dua jari di bawah sebuah kamera yang menangkap
bentuk dan panjang wilayah jari serta tulang-tulangnya. Sistem menangkap
gambar tiga dimensi dan mencocokkan data dengan template-template yang
disimpan untuk menentukan identitas.
(7) Pengenalan telapak tangan. Sama dengan pengenalan sidik jari, biometrik
telapak tangan memusatkan pada susunan-susunan yang beragam, misalnya
bagian-bagian tepinya dan bagian-bagian yang tidak berharga yang ditemukan
pada telapak tangan.
(8) Pengenalan suara. Metode ini menangkap suara dari speaker menurut sifat-sifat
bahasa. Penggunaan utamanya adalah aplikasi keamanan berbasis telepon.
Keakurasiannya dapat dipengaruhi oleh hal-hal berikut seperti suara gaduh dan
pengaruh-pengaruh dari penyakit atau kelelahan pada suara.
Satu masalah nyata dengan pengenalan suara adalah sistem dapat dikelabui oleh
suara tape dari suara seseorang. Untuk alasan ini sistem suara lanjutan harus
mampu memperluas atau memperpanjang proses verifikasi dengan memberikan
perkataan-perkataan yang lebih sulit dan panjang, membacanya dengan keras
atau meminta sebuah perkataan yang berbeda yang dibaca setiap waktu.
(9) Pengenalan tanda tangan. Sistem verifikasi tanda tangan memerlukan satu hal
utama yaitu penerimaan masyarakat umum (publik). Di segala hal dari deklarasi
kemerdekaan sampai slip sebuah kartu kredit. Masyarakat cenderung untuk
menerima tanda tangan seseorang sebagai bukti dari identitasnya.
Sebenarnya sistem pengenalan tanda tangan atau sering disebut dengan sistem
verifikasi tanda tangan dinamis (dynamic signature verification system). Betapa
pun terlihat sederhana sebuah tanda tangan, peralatan mengukur baik ciri-ciri
yang membedakan tanda tangan dan ciri-ciri yang membedakan dari proses
penulisan tanda tangan. Ciri-ciri ini mencakup tekanan pena, kecepatan dan titik-
titik ketika pena diangkat dari kertas.
Pola-pola ini ditangkap melalui sebuah pena yang dirancang khusus atau tablet
(bisa juga kedua-duanya) dan dibandingkan dengan pola-pola template.
Permasalahannya adalah tanda tangan kita berbeda secara berarti dan dari satu
contoh ke contoh yang lain, sehingga keakurasian yang sangat kuat
membutuhkan banyak contoh dan sebuah proses verifikasi lanjutan. Terdapat
sistem biometrik utama yang sedang dalam pengembangan, ilmuwan-ilmuwan
sedang mengembangkan dan menguji kemungkinan-kemungkinan terjadinya
sistem yang didasarkan pada analisa DNA, pola-pola pembuluh darah dan bahkan
bau tubuh manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar